GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDERITA TBC PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAGIMANA KECAMATAN PAGIMANA KABUPATEN BANGGAI TAHUN 2012

Nurhayati wadjah

Sari


Di Indonesia TBC merupakan masalah utama untuk kesehatan masyarakat
juga merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah penyakit kandiovaskular dan
penyakit saluran pernapasan. Sekitar 75% penderita TBC Paru adalah kelompok
usia produktif secara ekonomis (15-50 Tahun).Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengambarkan karakteristik penderita BTA TBC paru yang diantaranya
adalah umur, jenis kelamin, jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, pendapatan
keluarga, dan kondisi rumah (ventilasi) serta kebiasaan merokok. Jenis penelitian
yang digunakan adalah jenis penelitian survey deskritif. Pengolahan data dan
analisa data menggunakan program SPSS sedangkan penyajian data dalam bentuk
tabel distribusi frekuensi. Dengan populasi sebanyak 255 penderita TBC Paru dan
jumlah sampel sebanyak 188 penderita TBC Paru yang ditentukan dengan teknik
purposive sampling.
Berdasarkan hasil penelitian untuk karakteristik yang didapat di lapangan
penelitian bahwa faktor-faktor karakteristik yang meliputi umur, jenis kelamin,
pekerjaaan pendidikan dan pendapatan berpengaruh terhadap kejadian TBC paru.
Dan pada kondisi rumah khususnya ventilasi yang mempengaruhi terjadinya TBC
paru yaitu ventilasi yang tidak memenuhi syarat dengan jumlah sampel 11 rumah
(10,10%) yang menderita TBC paru. Sedangkan yang suspek terdapat sebanyak
98 rumah (89,9%) kemudian pada kebiasaan merokok yang mempengaruhi
kejadian TBC paru yaitu pada orang mengonsumsi rokok dengan jumlah sampel
16 orang (10,1%). Diharapkan agar lebih meningkatkan penyuluhan berupa
pencegahan dan pemahaman kepada masyarakat agar cepat dan peka terhadap
kebersihan lingkungan sekitarnya.
Kata Kunci : TBC Paru, Ventilasi rumah, dan Kebiasaan Merokok.

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.